PENENANG JIWA: AMAR MAKRUF NAHI MUNKAR
Bismillahirrahmanirrahim...

"Kamu menyuruh yang makruf & melarang yang mungkar, serta beriman kepada Allah..."
(Q.S Al Imran: 110)
Dengan demikian jika mereka meninggalkan amar makruf nahi mungkar maka hilanglah kebaikan mereka. Namun jika mereka beramar makruf & nahi mungkar serta memerangi orang kafir agar masuk Islam, maka manfaat mereka bagi manusia jua.

Dapatkan Mesej Bergambar di Sini
Rasulullah saw bersabda: "Sebaik manusia adalah orang yang bermanfaat bagi manusia& seburuk manusia orang yang membahayakan manusia."
adapun erti beriman kepada Allah adalah membenarkan keEsaan Allah & menetapkan serta mengakui bahawa Muhammad utusan Allah. Barangsiapa menentang Nabi SAW bererti menentang Allah pula. Sebab dia kira mukjizat yang dibawaNabi SAW datang dari beliau sendiri. Telah bersabda Rasulullah SAW:
"Barangsiapa di antara kamu melihat kemungkaran, hendaklah dibetulkan dengan secara hikmah iaitu dengan kuasanya, jika tidak mampu dengan lisannya & jika tidak mampu lagi dengan hatinya. Yang demikian ini iman terlemah."
Ulama mengatakan, "Mengubah dengan kekuasaan itu bagi penguasa. Adapun mengubah dengan lisan itu bagi ulama & dengan hati itu bagi orang awam. Pendeknya, barangsiapa mampu wajiblah bagi dia mengubahnya. Allah SWT berfirman:
"Bertolong-tolonglah kamu dalam berbuat kebaikan & taqwa & janganlah kamu bertolong-tolongan berbuat dosa & aniaya (permusuhan)." (Q.S Al Maidah: 2)
Tolong-menolong yang diperintahkan adalah dalam hal menyediakan perkara kebaikan, menghindarkan kejahatan & permusuhan sesuai dengan kemampuan. Malah dalam hadis lain, Rasulullah saw bersabda:
"Barangsiapa membetulkan orang bid`ah, Allah akan memenuhi hatinya rasa aman & iman. Barangsiapa menghinakannya, Allah akan menyelamatkannya dari hari Kiamat. Barangsiapa melakukan amar makruf nahi munkar, dia khalifah Allah di muka bumi, malah khalifah kitab & khalifah rasul-Nya."

Harap antum semua dapat merenungkannya & aplikasikan amar makruf nahi munkar ini di dalam kehidupan seharian kita...InsyaAllah...
Sekian saja dari ana, wassalam~

"Kamu menyuruh yang makruf & melarang yang mungkar, serta beriman kepada Allah..."
(Q.S Al Imran: 110)
Dengan demikian jika mereka meninggalkan amar makruf nahi mungkar maka hilanglah kebaikan mereka. Namun jika mereka beramar makruf & nahi mungkar serta memerangi orang kafir agar masuk Islam, maka manfaat mereka bagi manusia jua.
Dapatkan Mesej Bergambar di Sini
Rasulullah saw bersabda: "Sebaik manusia adalah orang yang bermanfaat bagi manusia& seburuk manusia orang yang membahayakan manusia."
adapun erti beriman kepada Allah adalah membenarkan keEsaan Allah & menetapkan serta mengakui bahawa Muhammad utusan Allah. Barangsiapa menentang Nabi SAW bererti menentang Allah pula. Sebab dia kira mukjizat yang dibawaNabi SAW datang dari beliau sendiri. Telah bersabda Rasulullah SAW:
"Barangsiapa di antara kamu melihat kemungkaran, hendaklah dibetulkan dengan secara hikmah iaitu dengan kuasanya, jika tidak mampu dengan lisannya & jika tidak mampu lagi dengan hatinya. Yang demikian ini iman terlemah."
Ulama mengatakan, "Mengubah dengan kekuasaan itu bagi penguasa. Adapun mengubah dengan lisan itu bagi ulama & dengan hati itu bagi orang awam. Pendeknya, barangsiapa mampu wajiblah bagi dia mengubahnya. Allah SWT berfirman:
"Bertolong-tolonglah kamu dalam berbuat kebaikan & taqwa & janganlah kamu bertolong-tolongan berbuat dosa & aniaya (permusuhan)." (Q.S Al Maidah: 2)
Tolong-menolong yang diperintahkan adalah dalam hal menyediakan perkara kebaikan, menghindarkan kejahatan & permusuhan sesuai dengan kemampuan. Malah dalam hadis lain, Rasulullah saw bersabda:
"Barangsiapa membetulkan orang bid`ah, Allah akan memenuhi hatinya rasa aman & iman. Barangsiapa menghinakannya, Allah akan menyelamatkannya dari hari Kiamat. Barangsiapa melakukan amar makruf nahi munkar, dia khalifah Allah di muka bumi, malah khalifah kitab & khalifah rasul-Nya."
Harap antum semua dapat merenungkannya & aplikasikan amar makruf nahi munkar ini di dalam kehidupan seharian kita...InsyaAllah...
Sekian saja dari ana, wassalam~
Comments
Post a Comment
saya